{"id":1553,"date":"2026-07-06T02:39:28","date_gmt":"2026-07-06T02:39:28","guid":{"rendered":"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/?p=1553"},"modified":"2026-07-06T02:55:52","modified_gmt":"2026-07-06T02:55:52","slug":"direktorat-inovasi-um-perkuat-kemitraan-pengembangan-inovasi-teknologi-tepat-guna-untuk-pendidikan-vokasi-berkelanjutan-di-papua-tengah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/?p=1553","title":{"rendered":"Direktorat Inovasi UM Perkuat Kemitraan Pengembangan Inovasi Teknologi Tepat Guna untuk Pendidikan Vokasi Berkelanjutan di Papua Tengah"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Direktorat Inovasi UM Perkuat Kemitraan Pengembangan Inovasi Teknologi Tepat Guna untuk Pendidikan Vokasi Berkelanjutan di Papua Tengah<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Direktorat Inovasi Universitas Negeri Malang (UM) terus memperkuat komitmennya dalam mengembangkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui perluasan jejaring kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui kegiatan Observasi dan Rintisan Kerja Sama Pengembangan Inovasi Teknologi Tepat Guna SMK yang dilaksanakan pada 19\u201323 Juni 2026 di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Pendidikan Vokasi SMK Papua Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Universitas Negeri Malang dalam mendorong hilirisasi hasil riset dan inovasi agar mampu menjawab kebutuhan nyata dunia pendidikan vokasi, khususnya di wilayah Papua Tengah.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-4-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1554\" style=\"aspect-ratio:1.3333417715110245\" srcset=\"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-4-980x735.jpeg 980w, https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-4-480x360.jpeg 480w\" sizes=\"(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) 1024px, 100vw\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan ini bertujuan membangun fondasi kerja sama strategis antara Universitas Negeri Malang dengan pemerintah daerah dalam pengembangan inovasi teknologi tepat guna yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan tercipta sinergi yang mampu menghasilkan program inovasi yang adaptif terhadap kebutuhan daerah sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya manusia di sektor pendidikan. Inisiatif ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals\/SDGs) Nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas, khususnya target 4.4 mengenai peningkatan keterampilan teknis dan vokasional, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, terutama target 17.17 yang menekankan pentingnya kemitraan multipihak dalam pembangunan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui observasi lapangan, diskusi interaktif, identifikasi kebutuhan pengembangan inovasi, serta penjajakan peluang kerja sama yang dapat diimplementasikan secara berkelanjutan. Dalam kegiatan tersebut, Direktorat Inovasi Universitas Negeri Malang menugaskan Prof. Dr. Muhammad Alfian Mizar, M.P., selaku Kepala Divisi HKI dan Kerja Sama Industri Direktorat Inovasi Universitas Negeri Malang, untuk melaksanakan observasi sekaligus membangun komunikasi dengan mitra strategis di Papua Tengah. Kegiatan ini juga dihadiri oleh 10 orang perwakilan guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Papua Tengah dan 10 orang siswa SMK, yang berpartisipasi aktif dalam sesi diskusi dan berbagi pengalaman mengenai kebutuhan pengembangan teknologi tepat guna di lingkungan pendidikan vokasi. Keterlibatan guru dan siswa memberikan perspektif yang komprehensif mengenai tantangan sekaligus peluang penerapan inovasi di sekolah sehingga program yang akan dikembangkan dapat lebih sesuai dengan kebutuhan lapangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan observasi berhasil dilaksanakan sesuai jadwal selama lima hari, yaitu pada 19\u201323 Juni 2026, dengan melibatkan sedikitnya 20 peserta utama, yang terdiri atas 10 perwakilan guru SMK dan 10 siswa SMK di Papua Tengah, bersama tim Direktorat Inovasi UM dan perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah. Melalui rangkaian diskusi dan observasi, berbagai kebutuhan awal terkait pengembangan inovasi teknologi tepat guna berhasil dipetakan sebagai dasar penyusunan program kolaborasi pada tahap berikutnya. Selain itu, komunikasi yang terjalin selama kegiatan membuka peluang terbentuknya kerja sama yang lebih luas dalam pengembangan inovasi pendidikan vokasi yang berorientasi pada peningkatan kompetensi peserta didik dan penguatan kapasitas guru.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-3-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1555\" style=\"aspect-ratio:1.3333417715110245;width:772px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-3-980x735.jpeg 980w, https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-3-480x360.jpeg 480w\" sizes=\"(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) 1024px, 100vw\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui kegiatan ini, Universitas Negeri Malang menunjukkan komitmennya dalam mendukung pencapaian SDGs melalui penguatan kualitas pendidikan dan pembangunan kemitraan yang berkelanjutan. Pengembangan inovasi teknologi tepat guna tidak hanya diharapkan meningkatkan mutu pembelajaran vokasi, tetapi juga memperkuat ekosistem inovasi yang mampu menjawab tantangan pembangunan daerah. Ke depan, diperlukan tindak lanjut berupa penyusunan peta jalan kerja sama, pelaksanaan program pendampingan inovasi, serta implementasi proyek kolaboratif yang melibatkan perguruan tinggi, pemerintah daerah, satuan pendidikan vokasi, dan dunia industri. Dengan langkah tersebut, hasil riset dan inovasi Universitas Negeri Malang diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas, berkelanjutan, dan selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan di Indonesia melalui penguatan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). (CK)<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" data-id=\"1557\" src=\"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-12-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1557\" srcset=\"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-12-980x735.jpeg 980w, https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-12-480x360.jpeg 480w\" sizes=\"(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) 1024px, 100vw\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" data-id=\"1559\" src=\"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-11-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1559\" srcset=\"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-11-980x735.jpeg 980w, https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-11-480x360.jpeg 480w\" sizes=\"(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) 1024px, 100vw\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" data-id=\"1561\" src=\"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-10-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1561\" srcset=\"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-10-980x735.jpeg 980w, https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-10-480x360.jpeg 480w\" sizes=\"(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) 1024px, 100vw\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" data-id=\"1560\" src=\"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-9-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1560\" srcset=\"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-9-980x735.jpeg 980w, https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-9-480x360.jpeg 480w\" sizes=\"(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) 1024px, 100vw\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" data-id=\"1558\" src=\"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-8-1024x576.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1558\" srcset=\"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-8-980x551.jpeg 980w, https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-8-480x270.jpeg 480w\" sizes=\"(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) 1024px, 100vw\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" data-id=\"1556\" src=\"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-7-1024x576.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1556\" srcset=\"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-7-980x551.jpeg 980w, https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-7-480x270.jpeg 480w\" sizes=\"(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) 1024px, 100vw\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" data-id=\"1562\" src=\"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-6-1024x576.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1562\" srcset=\"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-6-980x551.jpeg 980w, https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-6-480x270.jpeg 480w\" sizes=\"(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) 1024px, 100vw\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" data-id=\"1563\" src=\"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-5-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1563\" srcset=\"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-5-980x735.jpeg 980w, https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-5-480x360.jpeg 480w\" sizes=\"(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) 1024px, 100vw\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" data-id=\"1564\" src=\"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-2-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1564\" srcset=\"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-2-980x735.jpeg 980w, https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-2-480x360.jpeg 480w\" sizes=\"(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) 1024px, 100vw\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" data-id=\"1565\" src=\"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-1-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1565\" srcset=\"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-1-980x735.jpeg 980w, https:\/\/inovasi.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/prof-alfian-papua-1-480x360.jpeg 480w\" sizes=\"(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) 1024px, 100vw\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Direktorat Inovasi UM Perkuat Kemitraan Pengembangan Inovasi Teknologi Tepat Guna untuk Pendidikan Vokasi Berkelanjutan di Papua Tengah Direktorat Inovasi Universitas Negeri Malang (UM) terus memperkuat komitmennya dalam mengembangkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui perluasan jejaring kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui kegiatan Observasi dan Rintisan Kerja [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":1570,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"off","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[19,20,1],"tags":[],"class_list":["post-1553","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-direktorat-inovasi","category-sdgs","category-umum"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1553","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1553"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1553\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1569,"href":"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1553\/revisions\/1569"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1570"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1553"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1553"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/inovasi.um.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1553"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}