Pada hari Jum’at, 28 Juni 2024, Direktorat Inovasi Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan workshop dengan tema “Workshop Peningkatan Keterampilan Teknis Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT) antara Peneliti UM oleh Industri.” Acara yang berlangsung di Hotel Ijen Suites Resort & Convention Malang ini berhasil menarik lebih dari 150 peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan (tendik) dari UM.

Acara dibuka oleh Ibu Dr. Desti Nur Aini, S.S., M.Pd., seorang dosen Fakultas Sastra UM yang bertindak sebagai Master of Ceremony (MC). Dalam sambutan pembukaannya, Bu Desti menyampaikan apresiasi yang mendalam atas antusiasme
para peserta yang hadir. Beliau menegaskan bahwa workshop ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk meningkatkan kualitas riset dan inovasi di lingkungan UM, serta menjembatani kesenjangan antara hasil riset akademik dan aplikasi praktis di industri.

Bapak Prof. Dr. Nandang Mufti, S.Si., M.T., selaku Direktur Inovasi UM, memberikan sambutan dan membuka acara secara resmi. Dalam sambutannya, Bapk Prof. Nandang menggarisbawahi pentingnya upaya berkelanjutan UM dalam mendorong
hasil karya yang profitable dari dosen, mahasiswa, dan tendik. Beliau menekankan bahwa UM berkomitmen untuk menciptakan inovasi yang tidak hanya memiliki nilai akademis tetapi juga ekonomis dan sosial yang tinggi. Bapak Prof. Nandang juga menekankan perlunya meningkatkan kerjasama antara akademisi dan industri guna menciptakan produk riset yang aplikatif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Sesi pertama workshop dipandu oleh Bapak Prof. Dr. Muhammad Alfian Mizar, M.P., Kepala Divisi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Kerjasama Industri Direktorat Inovasi UM. Bapak Prof. Alfian menekankan bahwa saat ini UM tidak hanya berfokus
pada pengembangan produk hasil riset, tetapi juga pada manfaat produk tersebut bagi masyarakat luas. Beliau menyatakan bahwa kolaborasi antara akademisi dan industri adalah kunci untuk menciptakan inovasi yang berkelanjutan dan mampu
memberikan dampak positif secara luas.

Materi pertama disampaikan oleh Bapak Dr. apt. Kintoko, M.Sc., Direktur CV. Naturonal Creatama Indonesia. Dalam presentasinya yang bertajuk “Strategi Peningkatan Keterampilan Teknis Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT),” Dr. Kintoko
menjelaskan bahwa akademisi harus aktif mengembangkan usaha dari hasil riset yang mampu menghasilkan “Jenang” (uang) dan “Jeneng” (nama/ketenaran). Bapak Dr. Kintoko menguraikan bahwa dunia akademis tidak boleh hanya berfokus
pada publikasi ilmiah semata, tetapi harus mampu menghasilkan produk-produk inovatif yang memiliki nilai jual tinggi. Beliau memberikan contoh konkret tentang beberapa hasil riset yang berhasil dikomersialisasikan dan mampu memberikan
dampak ekonomi yang signifikan bagi institusi dan peneliti. Dalam paparannya, Bapak Dr. Kintoko juga menekankan pentingnya pemahaman tentang manajemen bisnis dan pemasaran bagi para peneliti, agar produk inovasi yang dihasilkan dapat diterima pasar dengan baik. Beliau mengajak para akademisi untuk berani berinovasi dan mengambil risiko dalam mengembangkan produk riset yang berorientasi pasar. Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan industri dalam rangka meningkatkan kemampuan teknis dan kesiapan teknologi.

Pada sesi kedua, materi disampaikan oleh Bapak Andi Hamim Zaidan, M.Si., Ph.D., dosen Universitas Airlangga (UNAIR). Topik yang dibawakan adalah “Tantangan dan Strategi Pengukuran Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT).” Bapak Zaidan menekankan pentingnya TKT dalam menentukan sejauh mana teknologi yang dikembangkan siap untuk diadopsi oleh pengguna lain. Beliau juga menyoroti tantangan yang dihadapi dalam proses pengukuran TKT dan strategi untuk mengatasinya agar teknologi dapat lebih cepat dan efektif diimplementasikan. Sesi ini dimoderatori oleh Hasan Ismail, S.Pd, M.Sc, Ph.D., dosen Fakultas Teknik UM. Dalam presentasinya, Bapak Zaidan menjelaskan bahwa pengukuran TKT adalah sebuah proses yang kompleks yang melibatkan berbagai aspek teknis dan manajerial. Beliau memaparkan bahwa pengukuran TKT harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan untuk memastikan bahwa teknologi yang dikembangkan benar-benar siap untuk diimplementasikan. Bapak Zaidan juga menekankan pentingnya kolaborasi antar disiplin ilmu dalam pengukuran TKT,
karena setiap bidang ilmu memiliki peran penting dalam menentukan kesiapan teknologi. Beliau memberikan beberapa contoh kasus tentang bagaimana pengukuran TKT yang tepat mampu meningkatkan adopsi teknologi di industri.
Selain itu, Bapak Zaidan juga membahas tentang berbagai alat dan metodologi yang dapat digunakan untuk mengukur TKT, serta bagaimana memanfaatkan hasil pengukuran tersebut untuk mengoptimalkan proses pengembangan teknologi.
Di sisi lain, Bapak Andika Bagus NRP, M.Pd., selaku ketua pelaksana kegiatan, menyampaikan harapannya bahwa setelah mengikuti workshop ini, dosen, mahasiswa, dan tendik di UM akan semakin memahami dan mengerti pentingnya TKT dalam meningkatkan dan memanfaatkan hasil riset dan pengembangan. Beliau menjelaskan bahwa TKT bukan hanya sekadar indikator teknis, tetapi juga merupakan alat yang sangat penting dalam menentukan arah pengembangan teknologi ke depan.

Workshop ini tidak hanya memberikan wawasan baru bagi para peserta tentang pentingnya TKT, tetapi juga menjadi ajang untuk memperkuat kolaborasi antara akademisi dan industri. Hal ini diharapkan dapat mendorong inovasi yang lebih
relevan dan aplikatif, sehingga mampu memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu, workshop ini juga menjadi bukti nyata dari komitmen UM dalam mendorong dan memfasilitasi para peneliti untuk mencapai tingkat kesiapan teknologi yang lebih tinggi. Dengan demikian, UM berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan memajukan dunia pendidikan di Indonesia.

Dengan berakhirnya workshop ini, diharapkan bahwa para peserta dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh untuk mengembangkan riset dan inovasi yang lebih bermanfaat dan siap diaplikasikan. UM berkomitmen untuk terus mendukung upaya-upaya peningkatan kualitas riset dan inovasi demi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.
Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata dari komitmen UM dalam mendorong dan memfasilitasi para peneliti untuk mencapai tingkat kesiapan teknologi yang lebih tinggi, sehingga mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional. Dengan demikian, UM berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan memajukan dunia pendidikan di Indonesia. Semoga workshop ini menjadi langkah awal yang baik dalam upaya meningkatkan
keterampilan teknis dan kesiapan teknologi para peneliti di UM, serta memperkuat sinergi antara akademisi dan industri untuk menciptakan inovasi yang lebih bermanfaat bagi masyarakat luas.