Kegiatan pelatihan EIS Analysis dilaksanakan selama 2 hari yakni tanggal 29-30 April 2024 di Laboratorium Sentral Mineral dan Material Maju, Gedung B18, FMIPA, Universitas Negeri Malang. Peserta pada kegiatan ini berjumlah 4 dosen, 12 laboran, dan 20 mahasiswa Universitas Negeri Malang. Speaker: Dr.Mehran Sookhakian Department of Chemistry, Faculty of Science Universiti Malaya.Pada hari pertama pemaparan materi lebih mendalam mengenai EIS (Electrochemical Impedance Spectroscopy). Pada hari kedua para peserta diajak untuk mencoba menganalisis suatu data.

EIS (Electrochemical Impedance Spectroscopy) suatu metode untuk menganalisa suatu elektroda terhadap sinyal potensial AC pada amplitudo rendah (~10 mV) dari rentang frekuensi yang sangat lebar. Elektrokimia adalah cabang kimia yang berhubungan dengan studi tentang hubungan antara listrik dan reaksi kimia. Ini berfokus pada pemahaman bagaimana energi listrik dapat diubah menjadi energi kimia dan sebaliknya melalui reaksi redoks (reduksi-oksidasi). Konsep sentral elektrokimia berkisar pada pergerakan partikel bermuatan listrik, seperti elektron dan ion, antara elektroda yang direndam dalam larutan elektrolit. Ketika reaksi redoks terjadi pada elektroda, elektron ditransfer antara reaktan, menghasilkan generasi arus listrik. Teknik EIS bergantung pada penerapan tegangan atau arus amplitudo kecil, ke sistem elektrokimia dan pengukuran respons yang dihasilkan (arus atau tegangan) pada berbagai frekuensi. Keuntungan besar dari EIS adalah simulasi data ke rangkaian listrik yang setara menggunakan perangkat lunak yang dilengkapi dengan penganalisis respons frekuensi seperti Zview, Zplot, dan lainnya. Selama workshop berlangsung, para peserta dapat saling berdiskusi dalam menganalisis suatu data yang diberikan sesuai materi.

Luaran dari kegiatan ini berupa sertifikat peserta. Manfaat yang dapat diambil dari adanya pelatihan ini berupa pengetahuan dan pengalaman yang didapatkan khususnya mengenai EIS Analysis ini. Hal tersebut dapat menjadi bekal kedepannya bagi mahasiswa, laboran, maupun dosen yang ikut dalam pelatihan ini, untuk dapat menggunakan alat maupun menganalisis mengenai alat EIS Analysis yang sudah dimiliki oleh Universitas Negeri Malang ini. Hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas penelitian di bidang EIS kedepannya. Selain itu, kegiatan ini juga memenuhi kontribusi Universitas Negeri Malang dalam kegiatan WCU (World Class University) pada QS-WUR (World University Ranking) yang mengacu pada indicator capaian lab skill laboratorium yang memadai.