Pertumbuhan start-up di Indonesia tidak hanya menjadi tren, tetapi juga bagian dari strategi nasional dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan. Start-up memiliki potensi besar dalam menghadirkan solusi inovatif, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan daya saing bangsa di era digital. Namun, berbagai kendala masih dihadapi, seperti keterbatasan akses pasar, permodalan, serta penguatan jejaring kemitraan.
Untuk menjawab tantangan tersebut, pada tanggal 16 Oktober 2025, bertempat di Gedung Kuliah Bersama (GKB) A19 R. 309
Universitas Negeri Malang Jl. Semarang No. 5 Malang, Universitas Negeri Malang melalui Direktorat Inovasi menyelenggarakan kegiatan dengan tema: “Penguatan Kinerja Start-Up melalui Evaluasi, Coaching, dan Pameran Produk”. Tema ini menegaskan bahwa keberhasilan start-up tidak hanya diukur dari ide inovatif, tetapi juga dari proses pembelajaran berkelanjutan melalui adanya kegiatan: 1) Evaluasi sebagai sarana untuk menilai capaian kinerja dan mengidentifikasi area pengembangan; 2) Coaching yang dilakukan untuk memperkuat kemampuan dalam pemasaran, permodalan, dan membangun kemitraan strategis, Pameran Produk yang memberikan ruang bagi start-up untuk memperkenalkan produk, menjalin jejaring, dan mendapatkan umpan balik dari publik maupun mitra industri.
Melalui kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat nyata Bagi start-up penerima hibah: peningkatan kapasitas usaha dan keberlanjutan bisnis. Selain itu Bagi perguruan tinggi dukungan pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU), karena melalui kegiatan ini mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus dengan muatan pemasaran, permodalan dan partnership dalam percepatan skill usaha/bisnis. Lebih jauh, kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama: SDG 4 – Pendidikan Berkualitas: memberikan pengalaman pembelajaran praktis berbasis inovasi, SDG 8 – Pekerjaan Layak & Pertumbuhan Ekonomi: mendukung penciptaan lapangan kerja melalui penguatan start-up, SDG 9 – Industri, Inovasi & Infrastruktur: memperkuat kapasitas inovasi dan teknologi dan SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan: membangun kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan industri.
Dengan demikian, melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi Kinerja Start-Up ini, Universitas Negeri Malang berkomitmen mendorong lahirnya start-up yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing, sesuai dengan visi From Evaluation to Elevation.





Melalui kegiatan “Penguatan Kinerja Start-Up melalui Evaluasi, Coaching, dan Pameran Produk”, Universitas Negeri Malang berkomitmen untuk menciptakan ekosistem kewirausahaan yang inovatif, tangguh, dan berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi penguatan kapasitas start-up, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi, pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU), serta mendukung agenda global Sustainable Development Goals (SDGs). Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan start-up yang berdaya saing dan mampu menghadirkan solusi nyata bagi bangsa. Dengan mengusung semangat “From Evaluation to Elevation”, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan start-up unggul yang tidak hanya berorientasi pada inovasi, tetapi juga memiliki keberlanjutan usaha dan dampak sosial yang positif. Oleh karena itu, besar harapan kami agar kegiatan ini dapat terlaksana dengan dukungan dan partisipasi seluruh pihak, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekosistem kewirausahaan di Indonesia dan penguatan daya saing bangsa di era digital.