Batu – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu melalui Sekretariat Daerah menggelar acara Sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) pada Selasa, 18 November 2025 di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya perlindungan HKI di lingkungan pemerintah dan masyarakat Kota Batu.

Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh seluruh jajaran Pemkot Batu, mulai dari Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, kepala dinas, badan, bagian, kecamatan, kelurahan/desa, hingga perwakilan sekolah dan unsur masyarakat seperti PHRI, PLUT, komunitas, kelompok tani, serta para inovator lokal. Turut hadir perwakilan dari Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Malang serta Bappeda Kota Malang.

Sosialisasi diawali dengan laporan Kepala Bappelitbangda Kota Batu mengenai monitoring dan evaluasi fasilitasi HKI di lingkungan Pemkot Batu. Wali Kota Batu dalam sambutannya menyampaikan arahan kebijakan pelayanan HKI melalui Mall Pelayanan Publik untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Acara juga diisi dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Wali Kota Batu dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur, serta penyerahan hak cipta secara simbolis kepada sejumlah inovator Kota Batu. Pada kesempatan yang sama, dilakukan launching SIRIDAKOBA Versi 2.0, sistem informasi inovasi daerah Kota Batu.

Sebagai narasumber, hadir Kepala Divisi HKI dan Kerjasama Industri, Direktorat Inovasi Universitas Negeri MalangProf. Dr. Muhammad Alfian Mizar, M.P., yang memaparkan strategi memperoleh HKI dan tata cara pendaftarannya.

Acara ini sekaligus menjadi ajang apresiasi terhadap berbagai inovasi yang telah dihasilkan oleh perangkat daerah dan masyarakat Batu, seperti Among BatuSIKANDA PRABUBABEKUAmong SabinMojosaeBatu KerjaBungkalas Dried Flower, dan puluhan inovasi lainnya yang tercatat dalam daftar undangan.

Diharapkan melalui sosialisasi ini, budaya menghargai kekayaan intelektual serta perlindungan hukum atas karya dan inovasi dapat semakin menguat, mendorong terciptanya ekosistem inovasi yang berkelanjutan di Kota Batu.