Bandung – Di Universitas Pendidikan Indonesia, Ruang Rapat Utama DIPUU, Gedung Center of Excellence UPI Lantai 5 (tanggal 15-16 Juli 2025), diadakan pertemuan untuk pembentukan asosiasi inovasi Pendidikan (ASIPENA), pertemuan ini di hadiri oleh berbagai perwakilan LPTK diantaranya, UPI selaku tuan Rumah, UM, UNP, Unesa, dan Unes, dan UNJ, sedangkan yang hadir melalu Zoom adalah perwakilan dari Unimed. Kemudian di bahan AD/ART asosiasi inovasi Pendidikan dan struktur organisasi.
Pembentukan Asosiasi Inovasi Pendidikan Indonesia ini dilatarbelakangi atas kebutuhan untuk membangun ekosistem inovasi pendidikan, sebagai kunci bagi perguruan tinggi yang fokus dalam bidang pendidikan atau perguruan tinggi LPTK. Inovasi Pendidikan dianggap penting karena salah satu faktor yang mendorong kualitas pendidikan nasional itu melalui berkembangnya inovasi pendidikan. Inovasi pendidikan ini memiliki cakupan yang sangat luas bukan hanya pada ranah metode mengajar, model-model pembelajaran, media pembelajaran tetapi mencakup seluruh yang berkaitan dengan pendidikan di dalamnya memerlukan inovasi pendidikan.
Adapun hasil rapat tersebut yakni Prof. Dr. Yadi Rukyadi., M. Si dipilih sebagai Ketua Umum Asosiasi Inovasi Pendidikan Indonesia (ASIPENA). Dampak dari kegiatan ini adalah terbentuknya wadah resmi berupa ASIPENA yang dapat menjadi motor penggerak inovasi pendidikan di Indonesia, khususnya di lingkungan LPTK. Dengan adanya asosiasi ini, diharapkan sinergi antarperguruan tinggi semakin kuat dalam menghasilkan program-program inovatif untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional. Rekomendasi tindak lanjut dari kegiatan ini adalah keterlibatan aktif Universitas Negeri Malang dalam program kerja ASIPENA, baik dalam bidang riset, pengembangan model pembelajaran, maupun inovasi teknologi pendidikan. Selain itu, perlu dilakukan koordinasi lanjutan secara berkala antar anggota asosiasi untuk memperkuat komitmen bersama dan memastikan keberlanjutan program inovasi yang telah disepakati.
